Perananan Kapten Markadi dalam Revolusi Indonesia di Bali dan Jawa Timur

Oleh:

A.A. Bagus Wirawan*

                                                                                            

Pengantar

Pepatah kuno yang tetap aktual jika disimak bahkan tetap benar dan bermakna jika direnungkan adalah “manusia mati meninggalkan nama”. Artinya manusia tidak hanya terlibat dengan waktunya tetapi juga dengan waktu yang melewati dirinya. Dimensi waktu yang melewati dirinya itulah sesungguhnya yang menyebabkan arti hidupnya masih dinilai, jauh setelah tiada di dunia fana ini. Semakin keras tirani waktu melekat pada diri aktor maka semakin jauh dirinya mengalami transformasi. Bagaimana dengan sosok Kapten Markadi pada periode perjuangan revolusi dalam sejarah Indonesia ?

Mengangkat sosok Kapten Markadi berarti mengangkat sejarah wong cilik di bidang militer lawan dari sejarah orang-orang besar dalam historiografi. Kiprah perjuangannya meliputi daerah-daerah lautan dan darat di Bali propinsi Sunda Kecil dan Surabaya, Malang, Banyuwangi propinsi Jawa Timur. Dia bertempur dan juga pendukung diplomasi yang merupakan proses dialektika revolusi Indonesia.

Maaf untuk membaca full akses konten dalam format post artikel silahkan terlebih dahulu mendaftar sebagai anggota milist FKPM.

Posted in Kajian 2013.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *